PENDIRI DAN PENGGAGAS GLOTAIN
Glotain News, Pontianak, 28 Juni 2024
PT Glorytama Agro Industri adalah sebuah perusahaan perdagangan yang terus berkembang milik Andrea Anggana (Founder) dan Valdira Alfian (Co-Founder) di Kalimantan Barat.
PT Glorytama Agro Industri atau Lebih Dikenal Sebagai Glotain memiliki kontribusi dalam perkembangan perdagangan Komoditi Kelapa Sawit dan Rempah-rempah di Indonesia yang cukup berpengaruh.
Dengan didirikan dan dibentuknya Glotain maka perusahaan Glotain sendiri berharap menjadi perusahaan yang dapat menormalisasi harga-harga pasar komoditi yang diperdagangkan.
Perdagangan Komoditi Kelapa Sawit dan Rempah-rempah memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia, dan PT Glorytama Agro Industri merupakan salah satu perusahaan yang memberikan kontribusi signifikan dalam industri perdagangan ini.
Andrea Anggana Selaku Founder (Komisaris) Menjelaskan bahwa akan membentuk perusahaan yang transparan terhadap pasar komoditi kelapa sawit dan rempah-rempah sehingga para supplier dan para konsumen dapat melakukan normalisasi harga komoditi tersebut, dan ditambahkan juga oleh Valdira Alfian selaku Co-Founder (Direktur Utama) PT Glorytama Agro Industri bahwa akan membentuk dan mempersatukan kelompok supplier sehingga akan terciptanya ketransparanan dan kestabilan serta normalisasi dalam perdagangan ini.
(Founder/Komisaris)
Jadi untuk para pendiri Glotain sendiri menyapakati untuk perusahaan ini bergerak dibidang komoditi hasil alam yang dapat membawa dampak baik untuk seluruh element masyarakat yang mana lebih mengutamakan keseimbangan Ekonomi.
(Co-Founder/Direktur Utama)
PT Glorytama Agro Industri didirikan pada tahun 2024 dan sejak itu telah menjadi fokus utama kunci dalam eksplorasi, perdagangan dan penghasil komoditi kelapa sawit dan rempah-rempah di Indonesia.
Dengan komitmen terhadap praktik-praktik perdagangan yang berkelanjutan, perusahaan ini telah tumbuh menjadi salah satu pelaku utama dalam sektor perdagangan komoditi hasil alam.
Perusahaan ini memiliki lokasi operasi yang strategis di Pontianak,Kalimantan Barat, yang memanfaatkan potensi cadangan komoditi hasil yang melimpah di wilayah tersebut.